Solear adalah nama kampung yang juga berada di desa solear kecamatan solear kabupaten tanggerang provinsi banten.
Tempat ini merupakan tempat bersejarah dan juga tempat ziarah, disana banyak kera yang ditafsirkan ada tiga kelompok sehingga jumlahnya tidak terhitung lagi. Menurut narasumber pak jaeni kera disana merupakan peliharaan para wali yang dahulu pernah ada disana, dan juga merupakan peliharaan yang dijaga oleh allah swt.
Solear merupakan tempat yang dikelillingi hutan dan di hutan tersebut ada beberapa makam dan diantaranya makam: Seh mas-masan, kyi buyut junta, dan nyi mayang sari. dan dimakam-makan tersebut selalu ramai di datangi oleh para penjiarah pada malam senin, kamis, dan jumat.
Ada dua jembatan yang berada di solear tersebut, yang pertama untuk pengaliran air kotor, dan yang kedua untuk air bersih. Dan air tersebut mengalir sampai menembus sampai kedaerah keresek, dan nama sungai yang
ada disolear tersebut adalah Cidurian.
Katanya dijembatan tersebut pernah ada kejadian yang janggal, yaitu mayat yang hanyut oleh terbawa arus sungai dari daerah kidul sampai kesolear tersebut. Dan pernah ada kejadian seorang yang sedang berenang terus tenggelam, katanya orang tersebut ditarik oleh penunggu sungai tersebut.
Tempat ini merupakan tempat bersejarah dan juga tempat ziarah, disana banyak kera yang ditafsirkan ada tiga kelompok sehingga jumlahnya tidak terhitung lagi. Menurut narasumber pak jaeni kera disana merupakan peliharaan para wali yang dahulu pernah ada disana, dan juga merupakan peliharaan yang dijaga oleh allah swt.
Solear merupakan tempat yang dikelillingi hutan dan di hutan tersebut ada beberapa makam dan diantaranya makam: Seh mas-masan, kyi buyut junta, dan nyi mayang sari. dan dimakam-makan tersebut selalu ramai di datangi oleh para penjiarah pada malam senin, kamis, dan jumat.
Ada dua jembatan yang berada di solear tersebut, yang pertama untuk pengaliran air kotor, dan yang kedua untuk air bersih. Dan air tersebut mengalir sampai menembus sampai kedaerah keresek, dan nama sungai yang
ada disolear tersebut adalah Cidurian.
Katanya dijembatan tersebut pernah ada kejadian yang janggal, yaitu mayat yang hanyut oleh terbawa arus sungai dari daerah kidul sampai kesolear tersebut. Dan pernah ada kejadian seorang yang sedang berenang terus tenggelam, katanya orang tersebut ditarik oleh penunggu sungai tersebut.









